Mendeteksi sebab kerusakan stang
seher
Mendeteksi sebab kerusakan stang
seher – Tenaga motor Anda loyo dan dari
knalpot keluar asap putih pekat? Coba dekati mesinnya, apakah ada bunyi
klotok-klotok yang semakin nyaring terdengar ketika tuas gas motor ditarik?
Jika iya, itu berarti setang seher atau bahasa kerennya connecting rod mesin
bermasalah.
Selain faktor usia atau aus,
beberapa perilaku atau perlakuan yang salah juga berperan besar menyebabkan
setang seher rusak. Apa saja perilaku dan perlakuan yang salah itu? Berikut
penjelasannya
Kali ini saya akan memberikan Ulasan
tentang bagaimana Mendeteksi sebab kerusakan stang seher dan Solusi
Penanganannya.
- Memacu motor di lintasan berat secara terus menerus
Memacu sepeda motor di lintasan yang
ekstrim–terutama dengan sudut kemiringan lebih dari 30 derajat–dengan permukaan
lintasan yang terjal membutuhkan putaran mesin yang tinggi. Bahkan, pengendara
lupa atau tidak sempat memindah posisi gigi ke tingkat yang lebih rendah.
“Pada saat putaran mesin tinggi,
tetapi posisi gigi tetap di tingkat tinggi, sebenarnya setang seher bekerja
ekstra keras. Itulah yang memicu setang seher rusak,”
- Kruk as oblak
Namun, memacu motor di lintasan
biasa dengan gaya akselerasi yang mengentak-entak pun bisa memicu setang seher
rusak. “Umumnya, kerusakan yang disebabkan oleh gaya berkendara seperti itu
adalah kruk as yang oblak,”
Entak demi entakan keras saat pengendara menarik tuas dengan tiba-tiba dan melepasnya lagi, menjadikan kruk as seperti ditarik dan entak dengan kuat dan tiba-tiba. Akibatnya kruk as goyang atau oblak.
Bila kruk as oblak maka lama-kelamaan setang seher juga akan ikut oblak. Jika dibiarkan, setang akan rusak.
Entak demi entakan keras saat pengendara menarik tuas dengan tiba-tiba dan melepasnya lagi, menjadikan kruk as seperti ditarik dan entak dengan kuat dan tiba-tiba. Akibatnya kruk as goyang atau oblak.
Bila kruk as oblak maka lama-kelamaan setang seher juga akan ikut oblak. Jika dibiarkan, setang akan rusak.
- Kualitas oli jelek
Ini memang terlihat sepele atau
remeh. Namun, penggunaan oli berkualitas jelek memiliki akibat yang fatal.
Maklum, oli memang berfungsi untuk melumasi komponen mesin.
Terlebih bila pemilik motor kerap
memacu tunggangannya dengan kecepatan yang tinggi. Pada saat itu, putaran mesin
juga sangat tinggi. “Saat itulah gerak atau laju komponen begitu sangat cepat.
Pada kondisi seperti itu, tentu pelumasan juga harus sempurna,”
Oli yang berkualitas jelek–misalnya
palsu atau spesifikasinya tidak sesuai dengan motor–menyebabkan pelumasan tidak
sempurna. Bila itu terjadi maka gerak sempurna atau oblak dan cenderung
menjadikan silinder aus atau terluka.
Kerusakan pada silinder menjadikan
gerakan piston semakin tidak sempurna atau semakin oblak. Kondisi tersebut berpengaruh
pada setang seher. “Setang seher ikut oblak dan lama-kelamaan rusak,”
- Bore up mesin yang tidak tepat
Para pemilik motor kerap melakukan
bore up mesin untuk meningkatkan kompresi mesin agar pembakaran lebih sempurna.
Alhasil, tenaga yang disemburkan mesin pun berlipat. Namun, bila tidak cermat,
cara ini justru menimbulkan masalah baru, yaitu setang seher yang rusak.
Hal itu bisa terjadi karena dengan
meningkatkan rasio kompresi berarti juga memperbesar tekanan piston yang
membawa campuran udara dan bahan bakar ke ruang bakar mesin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar